Pelajaran untuk Kapuas dari Aceh

Bincang-bincang dengan Mas Warjo dari Jawa Tengah yang membantu PMI Provinsi Aceh untuk mengelola pengembangan organisasi. Beliau bercerita bahwa dengan perginya para donor dari Aceh, maka semua PMI Kabupaten di Aceh sangat memerlukan sumber-sumber dana baru untuk menjalankan organisasi mereka. Ada kabupaten yang membuka bisnis warnet, ada yang membuka bisnis penyewaan rumah atau kos. Selain berbagai bisnis tersebut mereka juga menjalankan kegiatan Bulan dana yang bisa dilaksanakan setiap tahun.

Bantuan pemerintah daerah tetap menjadi andalan dari berbagai kabupaten. Namun bantuan pemda sangat bergantung pada kinerja. Bila kinerja-nya baik, maka dana bisa banyak, tapi bila kinerjanya kurang, maka dana yang didapat akan berkurang.

PMI Kabupaten Kapuas yang saat ini mendapat bantuan dari Palang Merah Spanyol perlu memikirkan hal ini sejak awal.

Iklan

Tentang jumatil

Dilahirkan di Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Sekolah di Depok (Jawa Barat) dan Jakarta. Bertugas sebagai Dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Saat ini ingin mengenalkan Kapuas kepada dunia, melalui berbagai macam blog.
Pos ini dipublikasikan di Pengumpulan Donasi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s