KAPAL PENYEBERANGAN FERRY PANAMAS “BERKAH BERSAMA” TENGGELAM

Selasa, 29 Juli 2014 pagi sebuah kapal tradisional penyeberangan tenggelam di desa panamas kecamatan selat Kabupaten Kapuas. Karamnya kapal penyeberangan ini terjadi sekitar jam 09.00 Waktu Indonesia Bagian Barat. Diduga tenggelamnya ferry tersebut disebabkan oleh, kelebihan kapasitas atau muatan penumpang dan kendaraan yang ikut menyeberang dari Handil Panamas menuju jalan kalimantan,kuala kapuas. Ditambah lagi mogoknya mesin ferry saat berada di pertengahan sungai kapuas sehingga membuat para penumpang panik dan membuat kapal ferry oleng kanan kiri.

Ferry tenggelam ditengah sungai kapuas

Ferry tenggelam ditengah sungai kapuas

ferry penyeberangan panamas

ferry penyeberangan panamas

Ferry yang tidak begitu besar tersebut menganggkut sekitar 20 buah kendaraan bermotor roda dua dan 74 orang penumpang termasuk di dalamnya pengemudi kapal, ABK dan Motoris. Kejadian ini memakan korban meninggal sebanyak 17 orang dan 57 orang selamat termasuk didalamnya beberapa orang kritis. Sebagian penumpang berasal dari luar Kota Kapuas seperti Pelaihari (Kalimantan Selatan), Pulang Pisau, sebagian lagi berasal dari daerah Kuala Kapuas khususnya desa Panamas.

Sebagian kendaran para korban yang sudah ditemukan

Sebagian kendaran para korban yang sudah ditemukan

Sebagian korban yang ditemukan pada hari pertama, kedua dan ketiga langsung di bawa ke RSUD Kapuas dan sebagian lagi ada yang langsung dibawa pulang kerumah masing-masing, terutama untuk korban yang sudah meninggal.

BPK beserta penyelam tradisional menguras air dalam ferry guna penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian

BPK beserta penyelam tradisional menguras air dalam ferry guna penyelidikan lebih lanjut oleh kepolisian

Upaya pencarian korban dilakukan oleh berbagai pihak seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Kepolisian, Taruna Siaga Bencana, Palang Merah Indonesia, Emergency, BASARNAS, Rescue dan pihak-pihak lain. Selain itu ada pula penyelam tradisonal dari desa Murung Kramat yang sangat membantu dalam pencarian korban ferry tenggelam..

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Donor Darah Bersama Polres Kapuas

Pada Kamis tanggal 05 Juni 2014, PMI Kab. Kapuas mengikuti kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan oleh Panitia kegiatan peringatan HUT Bhayangkara ke-68 bekerjasama dengan pihak UTD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas di Polres Kapuas. Kegiatan tersebut sangat membantu guna menambah stok darah UTD-RS Kapuas karena mengingat kebutuhan akan darah yang dirasa saat ini masih sangat diharapkan ketersediaannya secara terus menerus. Peserta Donor yang ikut berpartisipasi yaitu personel Polres Kapuas selain itu juga dari PMI Kab. Kapuas juga turut mendonorkan darahnya.

IMG_20140605_082135

IMG_20140605_082346

IMG_20140605_081633

Camera 360

Camera 360

Dalam Kegiatan tersebut jumlah pendonor yang berhasil diambil darahnya yaitu sebanyak 44 orang sehingga menambah persediaan stok Darah untuk UTD RS Kapuas yang nantinya akan digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan.

Yuks.. Donor Darah “Selamatkan Jiwa Sehatkan Raga” !!!

Dipublikasi di Donor Darah | Tag | Tinggalkan komentar

Roll of Honor

Roll of Honor

Bagi pendonor yang sudah menyumbangkan darahnya paling sedikit lima puluh kali, namanya akan dicantumkan dalam Roll of Honor yang terletak di Markas Palang Merah Filipina, tepat disamping tempat orang mengambil darah di Unit Transfusi Darah. Menurut keterangan dari staf disana, daftar ini diperbarui setiap tahun.

Gambar | Posted on by | Tag , | Tinggalkan komentar

Pelatihan RAMP Survey

Gambar

Pelatihan Rapid Mobile Phone-based (RAMP) survey dilaksanakan oleh Palang Merah Filipina mulai dari hari Selasa-Rabu, 13-14 Mei 2014. Pelatihan ini diikuti oleh sembilan orang peserta yang terdiri dari staf Palang Merah Filipina dan staf Palang Merah Belanda yang berada di Manila dan sekitarnya. Pengurus PMI Kabupaten Kapuas mendapat kehormatan untuk menjadi pelatih dalam pelatihan tersebut.

Dalam pelatihan ini peserta diberikan pengetahuan singkat mengenai RAMP survey, kemudian mereka mulai berlatih bagaimana caranya mendesain kuesioner menggunakan Magpi di website. Setelah itu belajar menggunakan kuesioner yang sudah dibuat untuk melakukan survei kepada petugas Palang Merah Filipina yang sedang berada di kantor.

Banyak pengalaman yang didapatkan oleh peserta dengan mencoba langsung melakukan survei menggunakan tablet. Namun sayangnya kemampuan untuk menggunakan GPS sangat terbatas sehingga peserta tidak dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Ditambah lagi dengan lambatnya koneksi internet yang tersedia.

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Lokakarya Adaptasi Modul dan Alat Peraga Pola Hidup Sehat Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Gambar

Palang Merah Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Adaptasi Modul dan Alat Peraga Pola Hidup Sehat Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada hari Selasa – Jum’at, 6-9 Mei 2014 bertempat di Ruang Krisna, Hotel Bidakara, Jakarta. Pertemuan ini bertujuan untuk menyesuaikan pedoman tentang penyakit tidak menular dari Federasi (IFRC) ke kondisi Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari IFRC, Palang Merah Amerika, PMI Pusat, PMI Provinsi Jambi, PMI Provinsi DKI Jakarta, PMI Kabupaten Wonogiri dan PMI Kabupaten Kapuas. 

Dalam sambutan dari Kementerian Kesehatan, dr. Ekowati Rahajeng, SKM, M.Kes menyampaikan bahwa Indonesia memiliki tiga beban yaitu beban penyakit menular, penyakit tidak menular dan new emerging diseases. Selain itu beliau juga menjelaskan bahwa ada beberapa faktor resiko penyakit tidak menular yaitu:

  • Merokok – 36,3%
  • Kurang aktivitas fisik – 26,1%
  • Kurang konsumsi sayur dan buah – 93,6%
  • Konsumsi makanan manis berlebih – 53,1%
  • Konsumsi makanan asin berlebih – 26,2%
  • Konsumsi makanan lemak berlebih – 49,7%
  • Konsumsi makan berbumbu penyedap – 77,3%
  • Gangguan mental emosional – 6,0%

Sedangkan angka kejadian Penyakit Tidak Menular di Indonesia adalah sebagai berikut (2013):

  • Stroke – 12,1 per mil
  • Diabetes Melitus – 6,9%
  • Hipertensi – 25,8%
  • Gagal jantung – 1,5%
  • Gagal ginjal – 2 per mil
  • Kanker – 1,4 per mil
  • PPOK – 3,7%
  • Cedera – 8,2%

Beliau juga mengajak kita dan masyarakat untuk mulai melaksanakan CERDIK:

  • Cek kesehatan secara berkata
  • Enyahkan Asap Rokok
  • Rajin aktivitas fisik
  • Diat sehat dengan kalori seimbang
  • istirahat yang cukup
  • kendalikan stress
Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

Donor Darah Bersama Bank Mandiri Cabang Kapuas

Pada Selasa tanggal 15 April 2014, PMI Kab. Kapuas mengikuti kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri Cabang Kapuas bekerjasama dengan pihak UTD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas di Kantor Bank Mandiri Cabang Kapuas. Kegiatan ini merupakan Donor Darah Rutin per 3 (tiga) bulan sekali yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri Cabang Kapuas karena mengingat kebutuhan akan darah yang dirasa saat ini masih sangat diharapkan ketersediaannya secara terus menerus.

Camera 360 DD Camera 360 DD1

Hasil DD

Hasil Kegiatan Donor Darah Bersama Bank Mandiri Cabang Kapuas Sebanyak 26 Kantong Darah

 

DD

Service Donor

Dalam Kegiatan tersebut jumlah pendonor yang berhasil diambil darahnya yaitu sebanyak 26 orang sehingga cukup menambah persediaan stok Darah untuk UTD RS Kapuas yang nantinya akan digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan. Selanjutnya kegiatan donor darah rutin ini akan dilaksanakan lagi pada tiga bulan yang akan datang. Harapannya nanti lebih banyak lagi yang berpartisipasi untuk mendonorkan darahnya.

Yuks.. Donor Darah “Selamatkan Jiwa Sehatkan Raga” !!!

 

Dipublikasi di Donor Darah | Tag | Tinggalkan komentar

Bulan Dana PMI Kab. Kapuas (Cokelat Monggo PMI)

Pada Selasa tanggal 15 April 2014, PMI Kab. Kapuas melaksanakan Bulan Dana PMI  di Bank Mandiri Cabang Kapuas pada saat berlangsungnya kegiatan Donor Darah Rutin yang dilaksanakan pihak Bank Mandiri. Bulan Dana tersebut yaitu berupa Cokelat Monggo PMI yang dijual dengan harga Rp.5.000,-/buahnya, dimana PMI Kabupaten Kapuas menawarkan kepada para pendonor serta kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan donor darah tersebut.

Keberlanjutannya PMI Kabupaten Kapuas menjalin kerjasama dengan Pihak Bank Mandiri untuk penjualan Cokelat Monggo PMI tersebut kepada karyawan dan nasabah-nasabah yang datang ke Bank Mandiri Cabang Kapuas. Bulan dana tersebut sepenuhnya nanti digunakan untuk kegiatan kemanusiaan.

Cokelat PMI

Bulan dana PMI

Cokelat Monggo PMI @Rp. 5.000,-

Yuks.. Makan Cokelat Sambil Beramal !!!

 

Dipublikasi di Pengumpulan Donasi, PSD, Uncategorized | Tag | Tinggalkan komentar

FINAL REVIEW PROGRAM CBHFA OD HARI KEDUA

Pada kamis, 6 Maret 2014 PMI Kabupaten Kapuas kembali melakukan final review hari kedua di tempat yang sama. Pelaksana kegiatan di hari kedua ini meliputi 67 orang, diantaranya adalah : 2 orang Palang Merah Spanyol, 4 orang PMI Pusat, 7 orang PMI Provinsi Kal-teng, 20 orang PMI Kabupaten Kapuas, 15 orang relawan desa (Terusan Raya, Pulau Kupang & Handiwung), 3 orang perwakilan dari kepala desa, 9 orang guru dari perwakilan sekolah sehat desa binaan, 3 orang perwakilan dari puskesmas desa binaan, 1 orang dari IFRC, 1 orang dari ICRC dan 2 orang konsultan dari Yayasan Bangun Indonesia.

Perwakilan Relawan Desa Terusan Raya

Perwakilan Relawan Desa Terusan Raya

Sama seperti sebelumnya, ibu Eka Wulan Cahyasari (PMI Pusat) melakukan pengantar CBHFA dan review LFA di Modul 6-8. Setelah itu, dilanjutkan presentasi oleh dr. David Abiyoso mengenai Kesehatan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) menurut pemaparan beliau ,” PMI Kab. Kapuas sudah melakukan beberapa pelatihan yaitu: KPPBM modul 1-8, KSR Dasar, Pertolongan Pertama dan lain-lain. Selain itu, untuk pencapaian program PMI Kab. Kapuas juga mempunyai WATSAN dan melakukan perekrutan Relawan Desa dari tiga buah desa binaan PMI Kab.Kapuas yaitu Desa Terusan Raya, Kelurahan Pulau Kupang dan desa Handiwung”.

dr. David Abiyoso

dr. David Abiyoso

 

Setelah itu, Bapak Arlianto M.Pd presentasi mengenai sekolah sehat menjelaskan tentang PHBS, gizi seimbang dan diare. Dilanjutkan oleh prsentasi oleh Yayasan Bina Indonesia Bapak Sumengen Sutomo mengenai perbandingan data dari tahun awal survey dan survey akhir program CBHFA OD. Dan hasil dari evaluasi yang telah dilakukan adalah ada beberapa kenaikan-kenaikan pengetahuan dari masyarakat di tiga buah desa binaan PMI Kabupaten Kapuas mengenai beberapa penyakit yang telah di share melalui kunjungan-kunjungan relawan desa.

Bapak Arlianto M.Pd

Bapak Arlianto M.Pd

Bapak Sumengen Sutomo (Yayasan Bina Indonesia)

Bapak Sumengen Sutomo (Yayasan Bina Indonesia)

Diskusi antara narasumber dan peserta rapat

Diskusi antara narasumber dan peserta rapat

Dan berikutnya diberikan pula kesempatan untuk Relawan Cabang PMI Kab.Kapuas dan perwakilan tiga buah desa (relawan desa, kepala desa, guru, puskesmas) untuk presentasi mengenai tantangan, pembelajaran yang dapat di ambil serta rekomendasi apa saja yang ingin di sampaikan berkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang pernah di lakukan, serta di selingi tanya jawab dari peserta rapat.

persiapan diskusi dari kelurahan Pulau Kupang

persiapan diskusi dari kelurahan Pulau Kupang

Perakila desa Handiwung

Perwakilan desa Handiwung

presntasi oleh desa Terusan raya

presentasi oleh desa Terusan raya

presentasi Nordianyah (relawan Cabang)

presentasi Nordianyah (relawan Cabang)

 

 

 

 

 

Dipublikasi di CBHFA | Tag | Tinggalkan komentar

FINAL REVIEW PROGRAM CBHFA OD HARI PERTAMA

 

Pada Rabu, 4 maret 2014 PMI Kabupaten Kapuas  melakukan final review berkaitan dengan program CBHFA OD yang akan berakhir di Kalimantan Tengah, Khususnya di PMI Kabupaten Kapuas. Bertempat di Gedung wanita Lawang Kameloh kuala Kapuas, rapat hari pertama ini secara umumnya akan membahas tentang kajian program kesehatan KPPBM melalui pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI Kabupaten Kapuas, PMI Kabupaten Barito Selatan, PMI Kota Palangkaraya atau PMI Provinsi Kalimantan Tengah secara umumnya.

Final Review Program CBHFA OD

Final Review Program CBHFA OD

Pada hari pertama final review peserta rapat yang hadir berjumlah Tiga Puluh Delapan orang diantaranya,  dua puluh orang PMI Kabupaten Kapuas (Pengurus, Staf & Relawan), juga hadir dua orang perwakilan PMI Kota Palangkaraya, dua orang PMI kabupaten Barito Selatan, tujuh orang PMI Provinsi Kalimantan Tengah, lima orang PMI Pusat, serta dua orang perwakilan dari Palang Merah Spanyol. 

Foto bersama SRC, PMI Pusat, PMI Provinsi Kal-Teng, PMI Kota Palangkaraya,  PMI Kab. Bar-Sel, PMI Kab. Kapuas

Foto bersama SRC, PMI Pusat, PMI Provinsi Kal-Teng, PMI Kota Palangkaraya, PMI Kab. Bar-Sel, PMI Kab. Kapuas

Sebelum dimulainya rapat, Bapak H. Agung Suyatno (Perwakilan sekaligus Pengurus PMI Kabupaten Kapuas) memberikan ucapan selamat berkenaan dengan program yang sudah tiga tahun berjalan di PMI Provinsi Kalimantan Tengah khususnya di PMI Kabupaten Kapuas, serta ada beberapa sambutan yang disampaikan oleh Bapak Nahason Tawai ketua PMI Provinsi Kal-Teng, Ibu Silvia selaku Perwakilan dari Palang Merah Spanyol, dan selanjutnya sambutan sekaligus membuka kegiatan rapat yaitu Kepala markas PMI Pusat Bapak Rapiuddin Hamarun.

Bapak Agung Suyatno memberikan ucapan terimakasih

Bapak Agung Suyatno memberikan ucapan terimakasih

Bapak Nahason Tawai (Ketua PMI Provinsi Kal-Teng)

Bapak Nahason Tawai (Ketua PMI Provinsi Kal-Teng)

Ibu Silvia (Palang Merah Spanyol)

Ibu Silvia (Palang Merah Spanyol)

Bapak Rapiudin Hamarun selaku Kepala Markas PMI Pusat

Bapak Rapiudin Hamarun selaku Kepala Markas PMI Pusat

Didalam rapat kali ini Ibu Eka Wulan Cahyasari selaku perwakilan PMI Pusat juga telah menyampaikan beberapa hal mengenai tujuan program, tantangan dan kendala pelaksanaan program, keberlanjutan kegiatan PMI serta pembelajaran yang didapat dari program yang telah berjalan ini.

Ibu Eka Wulan Cahyasari (Salah satu perwakilan PMI Pusat)

Ibu Eka Wulan Cahyasari (Salah satu perwakilan PMI Pusat)

Selanjutnya, ada beberapa narasumber yang mempresentasikan hasil pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI di Kabupaten, kota dan provinsi. Diantaranya adalah presentasi Kapasitas organisasi PMI Provinsi Kal-Teng oleh dr. Tieldjabar, presentasi Kapasitas Organisasi PMI Kapuas oleh dr. Jum’atil Fajar MHlthSc, presentasi kegiatan pelayanan sosial PMI kota Palangkaraya oleh IbuTrisnaHandayani SH, presentasi Kegiatan pelayanan sosial PMI Kabupaten Barito selatan oleh BapakAndi M. Noor, serta presentasi Pelayanan sosial PMI Kab. Kapuas oleh dr. Ahmad Haspiani.

Bapak Tiel Djabar

Bapak Tiel Djabar

dr. Jum'atil Fa'jar (Kepala Markas PMI Kab.Kapuas)

dr. Jum’atil Fa’jar (Kepala Markas PMI Kab.Kapuas)

IbuTrisnaHandayani SH (PMI Kota Palangkaraya)

IbuTrisnaHandayani SH (PMI Kota Palangkaraya)

BapakAndi M. Noor (PMI Kabupaten Barito selatan)

BapakAndi M. Noor (PMI Kabupaten Barito selatan)

dr. Ahmad Haspiani (PMI Kab. Kapuas)

dr. Ahmad Haspiani (PMI Kab. Kapuas)

Selain mempresentasikan hasil program kesehatan KPPBM melalui pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI serta pelayanan sosial, didalamnya juga diselipkan diskusi antara narasumber dan peserta rapat tentunya diskusi yang dibahas berkenaan dengan presentasi yang sudah disampaikan oleh narasumber dan diakhir diskusi bapak Leo salah satu perwakilan PMI Pusat mempresentasi hasil Evaluasi Pelayanan Sosial yang telah dilakukan di Kabupaten, kota yang telah berjalan selama ini.

Diskusi Kapasitas Organisasi PMI

Diskusi Kapasitas Organisasi PMI

Diskusi Pelayanan Sosial

Diskusi Pelayanan Sosial

Diskusi pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI

Diskusi pengembangan organisasi dan peningkatan kapasitas PMI

Diskusi Dalam Pelayanan Sosial

Diskusi Dalam Pelayanan Sosial

Evaluasi Pelayanan Sosial

Evaluasi Pelayanan Sosial

Dipublikasi di CBHFA | Tag | Tinggalkan komentar

Distribusi Keramik Filter di Pulau Kupang

Sesuai dengan hasil rapat teknis dengan relawan desa pendistribusian keramik filter di kelurahan pulau kupang dibagi menjadi 3 tahap :

Pada Hari Rabu-Kamis (12-13 Feb 2014), Sabtu-Minggu (15-16 feb 2014) dan Rabu-Kamis ( 19-20 feb 2014 )

Pendistribusian keramik filter di Pulau Kupang

Pendistribusian keramik filter di Pulau Kupang

pengecekan keramik filter sebelum didistribusikan

pengecekan keramik filter sebelum didistribusikan

pembagian keramik

pembagian keramik

Relawan Cabang menjelaskan cara pemasangan keramik filter kpda masyarakat

Relawan Cabang menjelaskan cara pemasangan keramik filter kpda masyarakat

1.    Tahap 1

Tahap 1 ini dimulai pada tanggal 12 dan 13 Februari 2014.

Pada pendistribusian tahap 1 ini jumlah RT yang menjadi target distribusi sebanyak 10 RT yakni RT.13,14, 15, 16,17,19,20, 21, 22, 26 yang nantinya pada pendistribusian tahap 1 ini dibagi menjadi 2 titik pendistribusian.

Pada tanggal 12 Februari 2014, relawan desa berangkat dari kupang menuju Kapuas pada pukul 07.00 WIB untuk mengambil keramik filter ditempat distributor, dan setelah sampai ditempat mereka pada pukul 13.00 WIB relawan cabang memulai membagikan KF dimasyarakat dengan teknis yang sudah disepakati. adapun data keramik filter yang akan mereka distribusikan dimasyarakat adalah sebagai berikut :

Titik pertama Rumah H. Mahlan (RD)

-       Rt.13 = 40 Unit KF

-       Rt. 14 = 37 Unit KF

-       Rt. 15 = 76 Unit KF

-       Rt. 16 = 42 Unit KF

-       Rt. 17 = 48 Unit KF

-       Rt. 26 = 79 Unit KF

Dari jumlah pada titik pertama ada 322 unit KF yang akan didistribusikan.

pos user

pos user

masyarakat pulau kupang

masyarakat pulau kupang

pos user

pos user

pos recepcionist

pos recepcionist

masyarakat pulau kupang antusias datang kelokasi

masyarakat pulau kupang antusias datang kelokasi

pos logistik

pos logistik

pengambilan keramik filter

pengambilan keramik filter

logistik

logistik

logistik keramik filter pulau kupang

logistik keramik filter pulau kupang

Titik Kedua Rumah Pahriah (RD)

-       Rt. 19 = 74 Unit KF

-       Rt. 20 = 51 Unit KF

-       Rt. 21 = 37 Unit KF

-       Rt. 22 = 13 Unit KF

Dari jumlah pada titik kedua ada 175 unit KF yang akan didistribukan

Adapun total yang dibagikan pada tahap 1 adalah 497 unit KF

2.    Tahap 2

Tahap 2 dimualai pada tanggal 15 dan 16 februari 2014 yang mana pada distribusi tahap kedua ini yang menjadi target untuk pendistribusian adalah sebanyak 10 RT yakni RT. 8, 32, 23, 29, 10, 11, 30, 6, 4 dan 31.

Pada tahap 2 ini berbeda dengan tahap 1, pada tahap 1 setelah relawan desa mengambil KF mereka lansung membagikan untuk masyarakat sedangkan pada tahap 2 ini mereka membagikan dimasyakat dikarenakan air surut. maka dari itu pembagian dimasyarakat dilakukan pada tanggal 16 pebruari 2014, yang dibagi menjadi 2 titik pembagian. adapun data keramik filter yang akan mereka distribusikan dimasyarakat adalah sebagai berikut

Titik pertama PUSKESDES (RT.23)

-       Rt. 08 = 65 Unit KF

-       Rt. 10 = 37 Unit KF

-       Rt. 11 = 27 Unit KF

-       Rt. 23 = 37 Unit KF

-       Rt. 29 = 39 Unit KF

-       Rt. 32 = 32 Unit KF

Dari jumlah pada titik pertama ada 237 unit KF yang akan didistribusikan

Titik Kedua Rumah Mahyudin (RD)

-       Rt. 04 = 49 Unit KF

-       Rt. 06 = 24 Unit KF

-       Rt. 30 = 16 Unit KF

-       Rt. 31 = 34 Unit KF

Dari jumlah pada titik kedua ada 123 unit KF yang akan didistribukan

Adapun total yang dibagikan pada tahap 2 adalah 360 unit KF

3.    Tahap 3

Tahap  3 pendistribusian dilakuakan pada tanggal 19 dan 20 februari 2014, dan pendistribusian yang terakhir ini yang menjadi target ada 8 RT yakni RT. 25, 07, 28, 03, 27, 24, 01, dan 02.

Dan pada tahap 3 ini teknis pembagian berbeda lagi dengan tahap 1 dan 2, karena permintaan relawn desa, yakni pada RT. 03, 27, 24, 01, dan 02 pendistribusian dilakukan pada tanggal 19 februari 2014 sedangkan RT. 25, 28, dan 07 pendistribusian dilakukan pada tanggal 20 februari 2014, adapun data keramik filter yang akan mereka distribusikan dimasyarakat adalah sebagai berikut

Tanggal 19 februari 2014

-       Rt. 27 = 91 Unit KF

-       Rt. 03 = 104 Unit KF

-       Rt. 24 = 63 Unit KF

-       Rt. 02 = 76 Unit KF

-       Rt. 01 = 98 Unit KF

Dari jumlah pada hari pertama ada 432 unit KF yang akan didistribusikan

tanggal 20 februari 2014

-       Rt. 07 = 55 Unit KF

-       Rt. 25 = 57 Unit KF

-       Rt. 28 = 79 Unit KF

Dari jumlah pada hari kedua ada  191 unit KF yang akan didistribukan.

Adapun total yang dibagikan pada tahap 3 adalah 623 unit KF.

Namun ada beberapa RT yang hanya mengambil KF ditempat distributor kurang dari yang direncanakan yakni pada RT.25 hanya mengambil 55 Unit KF dan RT.32 hanya mengambil 31 Unit KF.

Total keseluruhan pada pendistribusian tahap 1, tahap 2 dan tahap 3 adalah sebanyak 1480 unit KF.

Dipublikasi di CBHFA | Tag | Tinggalkan komentar